14 January 2015

Ride The Perfection - Vario 150

VARIO 150

New Dual Keen Headlamp with LED - Pic: WeLoveHonda.com
ESP Engine - Pic: WeLoveHonda.com
New Cast Wheel Design and Tubeless Tire - Pic: WeLoveHonda.com
18Lt U-Box - Pic: WeLoveHonda.com
Answer Back in Key (like Scoopy FI) - Pic: WeLoveHonda.com
Brake Lock & ISS - Pic: WeLoveHonda.com
Dynamic Panel Meter - Pic: WeLoveHonda.com



Pic: WeLoveHonda.com

Pic: WeLoveHonda.com

Pic: WeLoveHonda.com

Pic: WeLoveHonda.com


10 January 2015

Mirip Nggak Yah Reflektor XEON Gen1 Vs Vario 150?

Pic: Iwanbanaran.com
Penampakan Vario 150 telah diluncurkan oleh Iwanbanaran.com.
Pic: Google
Ketika melihat reflektor XEON Gen 1 milik saudara ZEEZAH.com ada hal yang menggelitik yaitu sekilas lekukan kedua reflektor mirip. Jika dilihat penampakan reflektor XEON Gen 1 memang lebih “gemuk” dibanding Vario 150.

 ZEEZAH.com berpikir bahwa mungkin ide reflektor Vario 150 merupakan "versi DIET" dari reflektor XEON Gen 1 seperti gambar diatas. 
Pic: Edited by ZEEZAH.com
Menurut kalian mirip nggak yah?

09 January 2015

Kabar Gembira dari Honda Mobil

Tahun Baru Mobil Baru”, hal tersebut mungkin bagi sebagian orang tetapi tunggu dulu, khusus bagi yang ingin membeli mobil SUV atau brand Honda ada baiknya menunggu minggu depan. Kenapa? Karena seperti yang dilansir dari okezone.com, Honda Prospek Motor selaku ATPM mobil Honda di Indonesia akan meluncurkan versi facelift All New CRV. Ini berarti “Tahun Baru Model Baru”.
Pic: Honda

Facelift atau minor change “seperti biasa” akan menyentuh sisi tampilan eksterior seperti bemper baik depan maupun belakang, kemudian grill, kemungkinan Velg juga bisa, dan pilihan warna baru mungkin menjadi salah satu faktor perubahan.
Sekedar informasi harga All New CRV saat ini:
No.
Model
Harga *
1.
CRV 2.0 I-VTEC Manual
Rp. 387.000.000
2.
CRV 2.0 I-VTEC Otomatis
Rp. 397.000.000
3.
CRV 2.0 I Prestige Otomatis
Rp. 416.000.000
4.
CRV 2.4 I-VTEC Otomatis
Rp. 431.000.000
5.
CRV 2.4 I Prestige Otomatis
Rp. 450.500.000

Harga tersebut mungkin akan mengalami kenaikan “seperti biasa” facelift harga naik. Jadi, bagi yang ingin membeli mobil baru dengan brand Honda atau tipe SUV dapat menunggu kehadiran dari All New CRV 2015 ini. “Tahun Baru Mobil Baru Model Baru Harga Baru

07 January 2015

Mewabahnya Pelarangan Motor Di Jakarta

Dilansir dari dari berbagai media bahwa Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya bersama Pemprov DKI tengah membahas perluasan area larangan sepeda motor. Jalur yang dimaksud adalah 9 jalan utama yaitu:


Pic: Wikipedia
     1.       Jalan Industri,
     2.       Jalan Angkasa,
     3.       Jalan Garuda,
     4.       Jalan Bungur Selatan,
     5.       Jalan Otista,
     6.       Jalan Minangkabau,
     7.       Jalan Dr Soepomo,
     8.       Jalan Dr. Sahardjo, dan
     9.       Jalan Jenderal Sudirman.


Sulit bagi ZEEZAH.com memahami kebijakan “diskriminatif” yang kemungkinan besar menimbulkan efek negatif yang masif dan cetar membahana.
a. Mobil dapat insentif pajak (mobil murah).
b. Mobil boleh lewat dan belum ada penerapan ERP.
c. Penjualan mobil terutama mobil “murah” mungkin akan meningkat yang ujung-ujungnya akan membuat peraturan pelarangan mobil.
d. Penjualan mobil yang meningkat akan menambah beban subsidi BBM (kalau masih disubsidi).
e. Mempengaruhi penjualan motor yang akan berdampak pada industri sepeda motor.
f.  Menurunnya mobilitas masyarakat pengguna sepeda motor karena belum siapnya transportasi umum.
g. Efek menurunnya mobilitas akan mempengaruhi kinerja karena banyak waktu yang terbuang cuma-cuma di jalan.
h. Tingkat STRES kemungkinan dapat meningkat karena banyak waktu yang seharusnya bisa bersama keluarga dan sebagainya tetapi terpakai di jalan.
i.  Menurunnya mobilitas berarti “penurunan” roda perekonomian.
j.  Bisa kesulitan sholat maghrib jika jam pulang kantor, karena kurang memadainya Musholla atau Masjid di halte busway. Jika bawa motor bisa berhenti di pom bensin atau Masjid pinggir jalan.

Finally, jika wabah ini menyerang daerah lain. Jika musim mudik, karena dijalan tidak boleh melaju maka pemudik motor bisa lewat sawah-sawah, rawa-rawa, dan gunung-gunung.

06 January 2015

Seberapa mirip Xeon "Real Baby T-Max" dengan T-MAX


Dalam ajang Revs Your Bike yang diselenggarakan oleh Yamaha, seorang modifikator asal Tasikmalaya menumpahkan ide kreatifnya dengan menjadikan Xeon RC sebagai “Real Baby T-MAX”. Yamaha Xeon RC kelahiran tahun 2013 berhasil menarik perhatian dan meraih Podium Pertama Yamaha Cuzztomatic 2014 pada Revs Your Bike.
Berikut tampilan Xeon “Real Baby T-Max” yang berhasil meraih podium:
Pic: Yamaha
Hmm. Seberapa mirip yah dengan T-Max berikut:

Pic: Yamaha
Perhatian utama agar tampilan “moge looks” adalah dengan mengupgrade sektor kaki-kaki dengan menggunakan Velg lebar dengan Ban gambot, ubahan pada “kemudi”, dan penambahan Visor serta sentuhan pada jok. Xeon tersebut menggunakan body customs bagian depan tetapi mempertahankan ciri khas Xeon pada body belakang. Perpaduan warna putih dan biru ciri khas Yamaha membuat sang ”Baby T-MAX” semakin menarik perhatian.




Pic: Yamaha
Sang pemilik, Dedi Supriadi, telah berhasil menjadikan Xeon RC yang pantas menyandang gelar “Real Baby T-MAX” dan meraih podium Yamaha Cuzztomatic pada Revs Your Bike.

Buah Simalakama Penurunan BBM Subsidi Awal Tahun Baru 2015

Selamat tahun baru 2015 dan selamat menikmati penurunan bbm bersubsidi dari Rp.8.500 menjadi Rp.7.600 untuk Premium dan Solar menjadi Rp. 7.250 dari sebelumnya Rp.7.500. Segi positifnya akan meringankan beban masyarakat pengguna bbm bersubsidi. Perlu dicatat bahwa penurunan tersebut akibat harga minyak dunia turun (<USD 60 per barel). Nah saat ini bbm bersubsidi sudah mengikuti harga minyak dunia, jika harga minyak kembali naik, pertanyaannya adalah akankah harga bbm bersubsidi seperti premium dan solar akan kembali naik? apakah bbm subsidi benar telah dicabut subsidinya? Jika masih disubsidi dengan subsidi tetap berapakah subsidi tetap tersebut? Dan adakah batas maksimal harga bbm subsidi (jika harga minyak dunia USD 100 per barel dan kurs USD 1 = Rp. 12.800 maka harga premium bisa menembus +/- Rp10.000)? pemerintah pusat masih menutup rapat hal tersebut, jadi biarkan waktu yang menjawab.
Foto: ZEEZAH.com
Menurut ZEEZAH.com, sebaiknya tidak diturunkan dan membiarkan harga bbm non subsidi mendekati harga bbm bersubsidi sehingga jadi pembelajaran agar memilih bbm non subsidi yang lebih ramah lingkungan, lebih awet dimesin, dan bisa menambah penerimaan negara. Hal ini karena penurunan harga bbm bersubsidi pada 01 Januari 2015 asimetris dengan harga kebutuhan pokok dan lainnya yang tidak ikut turun. Jadi, jika harga minyak dunia kembali naik dan pemerintah pusat kembali menaikkan bbm bersubsidi maka harga kebutuhan pokok dan lainnya akan mengalami kenaikan meskipun harga bbm bersubsidi “kembali ke” Rp.8.500. Seperti “memakan buah simalakama” jika pemerintah pusat tidak menurunkan harga bbm bersubsidi akan ada gelombang protes tetapi jika menurunkan dan harga minyak kembali naik maka harga kebutuhan akan ikut naik kembali yang ujung-ujungnya ada gelombang protes juga akibat masyarakat terkena dua kali kenaikan harga kebutuhan pokok dan lainnya.
Menurut kalian?